Tips Menyusui Bayi dengan ASI dengan Teknik yang Tepat

Menyusui memiliki banyak manfaat untuk ibu dan bayi. Ada banyak zat dalam air susu ibu yang tidak dapat ditemukan dalam susu formula.

Pakar ASI menjelaskan bahwa adalah sangat baik untuk bayi jika Ibu menyusui bayinya selama enam bulan pertama bahkan sampai dua tahun. Lalu, mengapa adalah ASI sangat bermanfaat untuk bayi? Pertama-tama, hanya ASI mengandung kolostrum yang penting bagi bayi. Susu formula tidak dapat mensimulasikan kolostrum yang dibuat oleh seorang ibu. Kolostrum mengandung antibodi alami dan kekebalan globulins yang bertanggung jawab untuk menjaga bayi terbebas dari penyakit selama beberapa bulan pertama dari kelahiran.

Tips Menyusui Bayi dengan ASI dengan Teknik yang Tepat
Tips Menyusui Bayi dengan ASI dengan Teknik yang Tepat

Karena menyusui bayi dengan ASI sangat penting dan banyak manfaatnya, banyak Ibu telah sadar akan pentingnya ASI. Namun, tidak sedikit Ibu yang menemukan masalah terkait dengan masa menyusui terutama keluhan di bagian payudara Ibu. Masalah ini paling sering karena terkait dengan teknik menyusui tidak tepat. Untuk menurunkan kejadian keluhan pada payudara Ibu terkait masalah proses laktasi, maka sangat penting untuk ibu mempelajari teknik menyusui bayi secara tepat.

Pertama-tama, Ibu perlu persiapan untuk memproduksi ASI. Yaitu latihan rutin mencubit dengan lembut puting payudara Ibu agar ASI dapat keluar.
Kedua, adalah menjaga puting agar selalu bersih sebelum bayi disusui. Bersihkan puting Ibu dengan menggunakan kain lembut yang direndam dalam air bersih.
Ketiga, dan mungkin langkah yang paling penting adalah untuk memungkinkan bayi Ibu untuk benar menempel ke puting Ibu. Pastikan mulut bayi Ibu mencakup seluruh areola (bagian atau area sekitar puting payudara) dan bukan hanya puting saja.

Untuk membantu bayi Ibu dalam menempel di areola payudara dengan benar, Ibu harus membuat refleks menghisap si bayi. Hal ini diwujudkan dalam beberapa bulan pertama setelah kelahiran. Ilustrasinya sebagai berikut, ketika Ibu mendekatkan bayi ke puting payudara Ibu, pipi si bayi atau bagian dekat mulut si bayi terstimulasi secara otomatis mengarah ke payudara Ibu. Mulut si bayi akan terbuka dan siap untuk menerima ASI dari Ibu. Setelah Ibu selesai menyusui, Ibu dapat menghentikan proses menyusui dengan dengan memasukkan jari Ibu dengan kondisi bersih ke sisi mulut si bayi dan sedikit membuka mulut si bayi, lalu lepaskan dari puting payudara Ibu. Tidak lupa untuk membersihkan payudara setelah proses menyusui.

Untuk mencegah puting Ibu terasa nyeri dan bengkak, Ibu harus memantau waktu menyusui bayi Ibu di masing-masing puting payudara Ibu. Dianjurkan untuk lakukan proses menyusui dengan lamanya waktu menyusui yaitu 10-15 menit di masing-masing payudara dilakukan secara beganti-gantian untuk memastikan bahwa payudara benar-benar kosong. Hal tersebut agar tercegah dari pembengkakan payudara Ibu. Sekian informasi Tips Menyusui Bayi. Semoga anda dapat mengambil manfaat dari artikel ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.